Kajian Kitab Dzikir dan Doa karangan Yazid Bin Abdul Qodir Jawas tentang mengobati sihir dan guna-guna menurut Al-Qur’an dan Assunah.
DKM AR-ROHMAH
Tambun, 3 Mei 2026.
Sebagian catatan penting hasil ACS Kajian Kitab Dzikir dan Doa Sehari-hari oleh Ustadz Husni Azizi, M.Ag terkait contoh Perilaku, Doa yang diawali Asmaul Husna, dan makna tauhid bahwa kebaikan yang kita lakukan atas peran dan kekuatan Allah SWT.
1. Ar-Rahman (Maha Pengasih)
Perilaku:
Menolong siapa saja tanpa membeda-bedakan.
Doa:
“Ya Ar-Rahman, curahkan kasih sayang-Mu kepada kami.”
Makna:
Kita bisa peduli karena Allah yang melembutkan hati. Tanpa kekuatan-Nya, kita cenderung egois.
2. Ar-Rahim (Maha Penyayang)
Perilaku:
Menyayangi keluarga, anak yatim, dan dhuafa.
Doa:
“Ya Rahim, sayangi kami dan keluarga kami.”
Makna:
Rasa sayang adalah karunia Allah. Tanpa pertolongan-Nya, hati bisa keras dan acuh.
3. Al-Ghaffar (Maha Pengampun)
Perilaku:
Memaafkan dan tidak menyimpan dendam.
Doa:
“Ya Ghaffar, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami.”
Makna:
Kita mampu memaafkan karena Allah memberi kelapangan hati. Tanpa-Nya, kita sulit melupakan kesalahan orang lain.
4. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Perilaku:
Bekerja halal, bersyukur, dan gemar bersedekah.
Doa:
“Ya Razzaq, berikan kami rezeki yang halal, luas, dan berkah.”
Makna:
Kita bisa memberi karena Allah memberi. Tanpa rezeki dari-Nya, kita tidak punya apa-apa untuk dibagikan.
5. As-Sabur (Maha Sabar)
Perilaku:
Sabar dalam ujian dan tidak mudah marah.
Doa:
“Ya Sabur, kuatkan kami dalam kesabaran menghadapi ujian.”
Makna:
Kesabaran adalah pertolongan Allah. Tanpa kekuatan-Nya, kita mudah putus asa.
6. Al-‘Adl (Maha Adil)
Perilaku:
Berlaku adil dalam keluarga, pekerjaan, dan keputusan.
Doa:
“Ya ‘Adl, tuntun kami agar selalu berlaku adil.”
Makna:
Keadilan muncul karena bimbingan Allah. Tanpa hidayah-Nya, manusia mudah berlaku zalim.
7. Al-‘Alim (Maha Mengetahui)
Perilaku:
Rajin belajar dan menjaga diri dari maksiat.
Doa:
“Ya ‘Alim, tambahkan kepada kami ilmu yang bermanfaat.”
Makna:
Ilmu yang kita miliki adalah pemberian Allah. Tanpa izin-Nya, kita tidak mengetahui apa pun.
8. As-Sami’ (Maha Mendengar)
Perilaku:
Menjadi pendengar yang baik dan tidak menyakiti dengan ucapan.
Doa:
“Ya Sami’, dengarkan doa-doa kami dan kabulkanlah.”
Makna:
Kita berharap didengar karena Allah Maha Mendengar. Bahkan kemampuan mendengar pun dari-Nya.
9. Al-Basir (Maha Melihat)
Perilaku:
Menjaga pandangan dan menjauhi yang haram.
Doa:
“Ya Basir, jagalah pandangan kami dari yang tidak Engkau ridhoi.”
Makna:
Kita mampu menjaga diri karena merasa diawasi Allah. Tanpa kesadaran itu, kita mudah tergelincir.
10. Al-Karim (Maha Mulia)
Perilaku:
Dermawan, suka berbagi, dan memuliakan tamu.
Doa:
“Ya Karim, jadikan kami hamba yang dermawan dan mulia.”
Makna:
Kedermawanan adalah karunia Allah. Tanpa pertolongan-Nya, manusia cenderung kikir.
Penegasan Akhir (Narasi Tauhid)
Setiap kebaikan yang kita lakukan bukan karena hebatnya diri kita, tetapi karena taufik dan kekuatan dari Allah SWT.
Maka jangan sombong dalam beramal, dan biasakan berdoa dengan Asmaul Husna agar setiap langkah kita selalu dalam bimbingan dan ridho-Nya.
DKM Ar-Rohmah