Dokumentasi

Galeri Masjid

Kumpulan foto kegiatan, kajian, dan momen penting di Masjid Ar-Rohmah.

PANITIA IDUL ADHA 1447 H MASJID AR-ROHMAH

PANITIA IDUL ADHA 1447 H MASJID AR-ROHMAH

TUGAS POKOK PANITIA IDUL ADHA 1447 H   I.       Tugas Pembina:1.  Mengarahkan Panitia dalam menjalankan tugas sesuai tugas pokoknya;2.  Memberikan saran pertimbangan kepada Ketua Panitia. II.       Tugas Ketua dan Wakil Ketua Panitia1.  Menetapkan kebijakan sebagai dasar pelaksanaan tugas Idul Adha;2.  Bertanggung jawab terhadap seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan Idul Adha;3.  Memutusan atas segela rencana kegiatan melalui mekanisme rapat/musyawarah panitia;4.  Membagi tugas kepada Bidang sesuai tugasnya;5.  Memonitor dan mengendalikan seluruh kegiatan Panitia Idul Adha;6.  Melaporkan seluruh rangkaian pelaksanaan Idul Adha kepada Yayasan, Jamaah dan Masyarakat;III.       Tugas Sekretaris1.  Mencatat, notulensi dan mendokumentasikan hasil rapat/mushawarah;2.  Menyusun agenda, tugas-tugas bidang dan membuat draft surat menyurat;3.  Menyiapan bahan rapat, daftar absen dan ketatausahaan lainya sesuai kebutuhan panitia;4.  Menyusun laporan seluruh kegiatan pelaksanaan Idul Adha;IV.       Tugas Bendahara1.  Mengkoordinasikan dengan bidang-bidang terkait rencana kebutuhan anggaran seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan Idul Adha;2.  Menerima, mencatat dan menyimpan uang operasional Panitia Idul Adha;3.  Mendistribusikan uang sesuai persetujuan Ketua Panitia;4.  Menyusun laporan keuangan dan data dukung seluruh kegiatan Idul Adha.  V.       Tugas Bidang Umum, Publikasi dan Dokumentasi1.  Menginformasikan seluruh kegiatan Idul Adha kepada Panitia dan Masyarakat;2.  Menyampaikan undangan dan surat-surat sesuai tujuan;3.  Mengabadian foto-foto seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha;4.  Mempublikasikan foto-foto hasil kegiatan Idul Adha di majalah dinding dan media lainya;5.  Menyusun dan menyampaikan dokumen hasil foto-foto pilihan kepada Ketua Panitia.VI.       Tugas Bidang Penerimaan dan Pemeliharaan Hewan Qurban1.  Menghimbau dan mengajak untuk berqurban kepada jamaah dan masyarakat;2.  Menerima hewan qurban dan atau menerima uang untuk membeli hewan qurban dari para pengurban;3.  Menghitung dan menyampaikan uang untuk membeli hewan qurban kepada Bendahara;4.  Mengkoordinasikan dengan pihak terkait untuk menyiapkan tempat pemeliharaan hewan qurban;5.  Meneliti kondisi hewan dan memelihara hewan qurban dalam hal pakan dan lainya;6.  Melaporkan hasil penerimaan dan pemeliharaan hewan qurban kepada Ketua Panitia.VII.       Tugas Bidang Penyembelihan dan Peracikan daging Qurban1.  Mengkoordinasikan dengan pihak terkait dalam hal penyiapan petugas ahli penyembelihan hewan qurban;2.  Mengkoordinasikan dan melaksanakan pemotongan hewan qurban;3.  Melaksnakan peracikan daging qurban disesuaikan dengan kebutuhan jumlah data warga dan proposal.4.  Memastikan daging untuk pengorban berasal dari hewan yang bersangkutan.VIII.       Tugas Bidang Penimbangan dan Pengemasan Daging Qurban1    Menyiapkan timbangan untuk mengemas daging qurban;2    Memisahkan daging untuk para pengurban sesuai ketentuan yang berlaku;3    Mengemas daging qurban sesuai jumlah yang dibutuhkan;4    Mengelompokan kebutuhan daging qurban sesuai data warga RW-07, proposal/pihak luar dan panitia.IX.       Tugas Bidang Penyaluran Dading Qurban1.  Berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal pendataan jumlah warga setempat dan sekitarnya termasuk proposal dari pihak luar serta jumlah panitia ril pada hari pelaksanaan;2.  Berkoordinasi dengan Pengurus RW-07 dan Pengurus DKM Mushalla Darunnajah terkait teknis pelaksanaan distribusi daging qurban;3.  Melaporkan hasil pendataan warga dan hasil koordinasi dengan Pengurus RW-07 dan Pengurus DKM Darunnajah kepada Ketua Panitia;4.  Mendistribusikan daging qurban kepada yang berhak sesuai ketentuan dan jumlah yang diputuskan dalam rapat panitia.  X.       Tugas Bidang Pelaksanaan Shalat Idul Adha1.  Mengkoordinasikan Ustad untuk Imam dan Khatib Shalat Idul Adha sedini mungkin serta melaporkan kebutuhan kapalah dan lain sebagainya kepada Ketua Panitia;2.  Mengkoordinasikan penyiapkan tempat untuk pelaksanaan shalat idul adha.XI.       Tugas Bidang Perlengkapan1.  Mengkoordinasikan dengan bidang-bidang terkait inventarisir kebutuhan perlengkapan;2.  Pengadaan atau penyiapan perlengkapan yang dibutuhkan;3.  Mendesign, mencetak dan memasang spanduk;4.  Mobilisasi kebutuhan perlengkapan di tempat shalat Idul Adha.XII.       Tugas Bidang Konsumsi1.  Mengkoordinasikan penyiapan konsumsi rapat-rapat dan kegiatan lainya yang berhubungan dengan kegiatan pelaksabaan idul adha;2.  Memberikan pelayanan konsumsi di setiap kegiatan pelaksanaan idul adha.XIII.       Tugas Bidang Keamanan dan Ketertiban1.  Melaksanakan tugas keamanan disemua kegiatan kepanitiaan idul adha;2.  Mengamankan dan menjaga daging qurban dan organ lainya;3.  Mengamankan aset-aset lain berkaitan dengan pelaksanaan idul adha.XIV.       Tugas Bidang Kebersihan Lingkungan1.  Mengkoordinasikan dan melaksanakan kebersihan lingkungan masjid dan tempat lain yang terkait dengan pelaksanaan dan setelah pelaksanaan idul adha;Mengkoordinasikan dan melaksanakan pembuangan limbah atau kotoran hewan pasca pembotongan hewan qurban.
3 foto • 07 May 2026
AR-ROHMAH CERAMAH SUBUH (ACS) oleh Ustadz Nandang Husni Azizi, M.Ag Ahad, 3 Mei 2026 pk. 04.30

AR-ROHMAH CERAMAH SUBUH (ACS) oleh Ustadz Nandang Husni Azizi, M.Ag Ahad, 3 Mei 2026 pk. 04.30

Kajian Kitab Dzikir dan Doa karangan Yazid Bin Abdul Qodir Jawas tentang mengobati sihir dan guna-guna menurut Al-Qur’an dan Assunah.DKM AR-ROHMAHTambun, 3 Mei 2026.Sebagian catatan penting hasil ACS Kajian Kitab Dzikir dan Doa Sehari-hari oleh Ustadz Husni Azizi, M.Ag terkait contoh Perilaku, Doa yang diawali Asmaul Husna, dan makna tauhid bahwa kebaikan yang kita lakukan atas peran dan kekuatan Allah SWT.1. Ar-Rahman (Maha Pengasih)Perilaku:Menolong siapa saja tanpa membeda-bedakan.Doa:“Ya Ar-Rahman, curahkan kasih sayang-Mu kepada kami.”Makna:Kita bisa peduli karena Allah yang melembutkan hati. Tanpa kekuatan-Nya, kita cenderung egois.2. Ar-Rahim (Maha Penyayang)Perilaku:Menyayangi keluarga, anak yatim, dan dhuafa.Doa:“Ya Rahim, sayangi kami dan keluarga kami.”Makna:Rasa sayang adalah karunia Allah. Tanpa pertolongan-Nya, hati bisa keras dan acuh.3. Al-Ghaffar (Maha Pengampun)Perilaku:Memaafkan dan tidak menyimpan dendam.Doa:“Ya Ghaffar, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami.”Makna:Kita mampu memaafkan karena Allah memberi kelapangan hati. Tanpa-Nya, kita sulit melupakan kesalahan orang lain.4. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)Perilaku:Bekerja halal, bersyukur, dan gemar bersedekah.Doa:“Ya Razzaq, berikan kami rezeki yang halal, luas, dan berkah.”Makna:Kita bisa memberi karena Allah memberi. Tanpa rezeki dari-Nya, kita tidak punya apa-apa untuk dibagikan.5. As-Sabur (Maha Sabar)Perilaku:Sabar dalam ujian dan tidak mudah marah.Doa:“Ya Sabur, kuatkan kami dalam kesabaran menghadapi ujian.”Makna:Kesabaran adalah pertolongan Allah. Tanpa kekuatan-Nya, kita mudah putus asa.6. Al-‘Adl (Maha Adil)Perilaku:Berlaku adil dalam keluarga, pekerjaan, dan keputusan.Doa:“Ya ‘Adl, tuntun kami agar selalu berlaku adil.”Makna:Keadilan muncul karena bimbingan Allah. Tanpa hidayah-Nya, manusia mudah berlaku zalim.7. Al-‘Alim (Maha Mengetahui)Perilaku:Rajin belajar dan menjaga diri dari maksiat.Doa:“Ya ‘Alim, tambahkan kepada kami ilmu yang bermanfaat.”Makna:Ilmu yang kita miliki adalah pemberian Allah. Tanpa izin-Nya, kita tidak mengetahui apa pun.8. As-Sami’ (Maha Mendengar)Perilaku:Menjadi pendengar yang baik dan tidak menyakiti dengan ucapan.Doa:“Ya Sami’, dengarkan doa-doa kami dan kabulkanlah.”Makna:Kita berharap didengar karena Allah Maha Mendengar. Bahkan kemampuan mendengar pun dari-Nya.9. Al-Basir (Maha Melihat)Perilaku:Menjaga pandangan dan menjauhi yang haram.Doa:“Ya Basir, jagalah pandangan kami dari yang tidak Engkau ridhoi.”Makna:Kita mampu menjaga diri karena merasa diawasi Allah. Tanpa kesadaran itu, kita mudah tergelincir.10. Al-Karim (Maha Mulia)Perilaku:Dermawan, suka berbagi, dan memuliakan tamu.Doa:“Ya Karim, jadikan kami hamba yang dermawan dan mulia.”Makna:Kedermawanan adalah karunia Allah. Tanpa pertolongan-Nya, manusia cenderung kikir.Penegasan Akhir (Narasi Tauhid)Setiap kebaikan yang kita lakukan bukan karena hebatnya diri kita, tetapi karena taufik dan kekuatan dari Allah SWT.Maka jangan sombong dalam beramal, dan biasakan berdoa dengan Asmaul Husna agar setiap langkah kita selalu dalam bimbingan dan ridho-Nya.DKM Ar-Rohmah
2 foto • 17 Apr 2026
AR-ROHMAH CERAMAH SUBUH "ACS"

AR-ROHMAH CERAMAH SUBUH "ACS"

Kajian Ar-Rohmah Ceramah Subuh "ACS".Waktu: Ahad, 5 April 2026.Penceramah: Ustadz Varian Ghani, Lc.Tema : Istiqamah Setelah RamadhanKunci Menjaga Kualitas IbadahSetelah berlalunya bulan suci Ramadhan, umat Islam diingatkan untuk tidak menjadikan Ramadhan sebagai satu-satunya momentum ibadah. Justru, semangat ibadah yang telah terbangun selama Ramadhan harus terus dijaga melalui sikap istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.Dalam kajian disampaikan bahwa hakikat penciptaan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah.Hal ini sebagaimana firman Allah dalam QS. Adz-Dzariyat ayat 56 yang menegaskan bahwa manusia dan jin diciptakan semata-mata untuk beribadah kepada-Nya.Oleh karena itu, ibadah tidak berhenti setelah Ramadhan berakhir.Allah juga memerintahkan hamba-Nya untuk terus beribadah hingga akhir hayat, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Hijr ayat 99: “Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu kematian.”Istiqamah Sebagai Ukuran KeimananIstiqamah menjadi indikator penting dalam menjaga kualitas keimanan seorang Muslim. Istiqamah tidak hanya berarti konsisten dalam melakukan ibadah, tetapi juga mencakup menjalankan seluruh perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.Dalam QS. Fussilat ayat 30 disebutkan bahwa orang-orang yang beriman dan istiqamah akan mendapatkan ketenangan serta kabar gembira dari para malaikat, terutama saat menghadapi kematian.Rasulullah juga menegaskan pentingnya istiqamah dalam sabdanya:“Katakanlah: Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.” (HR. Muslim)Mendahulukan Ibadah WajibDalam kajian tersebut juga ditekankan pentingnya mendahulukan ibadah wajib, seperti shalat lima waktu, dibandingkan ibadah sunnah.Shalat wajib merupakan tiang agama yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun.Sementara itu, ibadah sunnah seperti shalat malam, puasa sunnah, dan membaca Al-Qur’an tetap dianjurkan sebagai penyempurna dan penguat keimanan, selama dilakukan secara konsisten meskipun sedikit.Langkah Menjaga Istiqamah.Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga istiqamah antara lain:1. Memperkuat keimanan dan mengenal Allah (ma’rifatullah)2. Menjaga kebersihan hati dari penyakit seperti riya, sombong, dan hasad3. Menghadiri majelis ilmu secara rutin4. Memperbanyak mengingat kematian sebagai pengingat akhir kehidupan5. Menjauhi lingkungan dan aktivitas yang dapat menjauhkan dari ketaatanSelain itu, penting bagi seorang Muslim untuk tidak merasa puas dengan amal yang telah dilakukan. Justru, sikap rendah hati dan rasa takut amal tidak diterima menjadi ciri orang beriman, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Mu’minun ayat 60.Kematian Sebagai Batas Amal.Kematian menjadi batas akhir kesempatan manusia untuk beramal. Setelah itu, tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu, selama masih diberikan kehidupan, setiap Muslim hendaknya memanfaatkannya dengan memperbanyak amal kebaikan.PenutupRamadhan sejatinya adalah momentum pembinaan diri. Namun, keberhasilan seorang Muslim tidak diukur dari semangat ibadah di bulan Ramadhan saja, melainkan dari kemampuannya menjaga istiqamah setelahnya.Dengan istiqamah, diharapkan setiap Muslim dapat terus meningkatkan kualitas ibadah dan meraih ridha Allah hingga akhir hayat.
10 foto • 05 Apr 2026
SOP IMAM MASJID AR-ROHMAH

SOP IMAM MASJID AR-ROHMAH

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)PETUGAS IMAM SHALAT WAJIB LIMA WAKTUMASJID AR-ROHMAHA.       Latar BelakangDalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah dalam pelaksanaan shalat wajib lima waktu, diperlukan standar operasional bagi petugas imam agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib, khusyuk, dan sesuai syariat Islam.B.       Tujuan·           Menjamin kualitas pelaksanaan shalat berjamaah;·           Meningkatkan kekhusyukan dan kenyamanan jamaah;·           Menjaga kedisiplinan petugas imam.C.       Ketentuan dan Prosedur1.    Persiapan·            Petugas imam wajib hadir minimal 10 menit sebelum adzan;·            Berada di ruang transit masjid;·            Berpakaian rapi, sopan, dan sesuai standar imam; atau·            Menggunakan jubah imam yang telah disediakan oleh DKM Masjid Ar-Rohmah (bila tersedia).2.    Kriteria Petugas Imam·            Memiliki bacaan Al-Qur’an yang tartil sesuai kaidah tajwid;·            Khusus shalat jahr (Subuh, Maghrib, dan Isya):~    Memiliki hafalan minimal Juz 30~    Menguasai ayat-ayat pilihan·            Memiliki suara yang jelas, baik, dan nyaman didengar3.    Penggantian ImamApabila imam utama berhalangan hadir:·            Wajib memberitahukan kepada pengurus (jika memungkinkan);·            Imam cadangan secara otomatis menggantikan tugas.4.    Pelaksanaan Shalat·            Imam memimpin shalat wajib berjamaah dari awal hingga selesai·            Memperhatikan:~    Kerapihan dan kelurusan shaf;~    Bacaan yang jelas dan tidak tergesa-gesa;~    Tempo panjang/pendek yang sesuai dengan kondisi jamaah;·            Menjaga kekhusyukan selama pelaksanaan shalatD.       PenutupSOP ini menjadi pedoman bagi seluruh petugas imam di Masjid Ar-Rohmah dalam menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, demi terciptanya ibadah yang tertib, khusyuk, dan berkualitas.
2 foto • 01 Apr 2026
TPQ AR-ROHMAH

TPQ AR-ROHMAH

Program pendidikan TPQ Ar-Rohmah telah terdaftar di Kementerian Agama Republik Indonesia dan para guru telah mendapat sertifikasi pendidikan quran.
11 foto • 30 Mar 2026
Pertemuan Evaluasi dan Pembubaran Panitia Ramadhan

Pertemuan Evaluasi dan Pembubaran Panitia Ramadhan

Tambun Selatan 29 Maret 2026.Dalam rangka menutup seluruh rangkaian kegiatan bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ar-Rohmah menyelenggarakan acara pembubaran Panitia Ramadhan 1447 H sebagai bentuk evaluasi, silaturahmi, serta ungkapan rasa syukur atas terlaksananya seluruh program kegiatan dengan baik.Selama bulan Ramadhan, panitia telah melaksanakan berbagai kegiatan yang diawali dengan Tarhib Ramadhan berupa pawai keliling serta pembagian sembako kepada 155 orang mustahik, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Selanjutnya, kegiatan Pesantren Ramadhan diisi dengan berbagai perlombaan edukatif bagi siswa PAUD, TK, dan SD, yang bertujuan menanamkan keberanian untuk tampil sejak dini dengan cara yang menyenangkan.Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan Parenting Keluarga yang berfokus pada penguatan harmonisasi hubungan dalam rumah tangga antara orang tua, suami istri, dan anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.Di penghujung ramadhan diadakan i’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan Alhamdulillah berjalan dengan baik, dengan partisipasi sekitar 45 sampai 48 orang jamaah setiap malam, sebagai upaya meraih keberkahan dan keutamaan malam Lailatul Qadar.Sebagai puncak kegiatan, telah dilaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Serbaguna RW-007 yang diikuti oleh jamaah dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar berkat dukungan serta kerjasama yang solid dari seluruh panitia dan partisipasi aktif jamaah.Melalui kegiatan pembubaran panitia ini, diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, melakukan evaluasi, serta memupuk semangat kebersamaan dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan di masa yang akan datang.Panitia Ramadhan
9 foto • 30 Mar 2026
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H

Makna Kemenangan Idul Fitri 1447 HAlhamdulillah, setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, kini kita sampai pada hari kemenangan, Idul Fitri. Kemenangan ini bukan sekadar perayaan, tetapi ditandai dengan transformasi diri—dari perilaku yang kurang baik menjadi lebih baik, dari lalai menjadi lebih taat, dari egois menjadi peduli.Allah SWT berfirman:"Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya."(QS. Asy-Syams: 9)Rasulullah SAW juga bersabda:"Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."(HR. Bukhari & Muslim)Orang yang benar-benar meraih kemenangan akan mendapatkan balasan terbaik, yaitu pahala dan ridha Allah SWT, bahkan surga sebagai ganjarannya.Agar kemenangan ini tetap terjaga, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan:Menjaga kesucian hati, membersihkan diri dari iri, dengki, dan prasangka buruk.Memperbanyak amal shaleh dan kepedulian sosial, menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.Istiqomah dalam kebaikan, karena pemenang sejati adalah yang terus konsisten dari awal hingga akhir.Saling memaafkan, menahan amarah, serta memohon maaf dan ridho terutama kepada kedua orang tua.Sebagaimana firman Allah SWT:“…orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain…”(QS. Ali Imran: 134)Semoga kita semua termasuk orang-orang yang meraih kemenangan sejati, kembali fitrah, dan mampu menjaga nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 HTaqabbalallahu minat waminkumMohon maaf lahir dan batin
9 foto • 21 Mar 2026
Penyaluran Zakat Fitrah Kepada Pemulung

Penyaluran Zakat Fitrah Kepada Pemulung

Penyaluran Zakat fitrah kepada warga pemulung sekitar yang datang langsung ke Masjid
3 foto • 19 Mar 2026
KEGIATAN RAMADHAN 1447 H

KEGIATAN RAMADHAN 1447 H

Semarak Kegiatan Ramadhan 1447 H Masjid Ar-RohmahDalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ar-Rohmah menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan jamaah serta masyarakat di lingkungan Perumahan Tridaya Indah Estate I. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memakmurkan masjid, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.Rangkaian kegiatan diawali dengan Tarhib Ramadhan melalui kegiatan Pawai Ramadhan yang diikuti oleh santri TPQ, remaja masjid, jamaah, serta warga sekitar. Pawai ini dilaksanakan dengan berkeliling lingkungan perumahan sambil membawa atribut bernuansa Ramadhan, menyampaikan pesan-pesan dakwah, serta membagikan jadwal kegiatan Ramadhan kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih aktif memakmurkan masjid.Selama bulan Ramadhan, DKM Ar-Rohmah juga menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang diikuti oleh para santri TPQ. Kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan yang bersifat edukatif dan islami seperti lomba hafalan surat pendek, lomba mewarnai gambar, serta fashion show islami. Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan dongeng islami sebagai media penyampaian dakwah kepada anak-anak yang disampaikan secara menarik dan penuh pesan moral. Melalui kegiatan ini diharapkan para santri dapat meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri.Sebagai bagian dari upaya pembinaan keluarga, DKM Ar-Rohmah juga mengadakan kegiatan Parenting Keluarga Ramadhan dengan tema “Ramadhan Madrasah Terbaik untuk Harmonisasi Keluarga”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran keluarga sebagai pusat pendidikan utama bagi anak serta membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak dalam rumah tangga. Para peserta mendapatkan berbagai materi penting seperti pola asuh Islami di era digital, membangun komunikasi efektif dalam keluarga, serta membiasakan ibadah berjamaah di rumah.Selain kegiatan pembinaan, kebersamaan jamaah juga semakin terasa melalui kegiatan buka puasa bersama yang diikuti oleh jamaah Masjid Ar-Rohmah dan warga Perumahan Tridaya Indah Estate I. Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Buka puasa bersama tidak hanya menjadi kegiatan makan bersama setelah menunaikan ibadah puasa, tetapi juga mengandung makna kebersamaan, kerukunan, serta mempererat ikatan batin antar sesama umat Islam.Di samping itu, DKM Ar-Rohmah juga membuka Posko Penerimaan dan Pengelolaan Zakat Fitrah, Zakat Mal, Infaq, dan Shadaqah selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi jamaah dalam menunaikan kewajiban zakat serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Zakat yang terkumpul kemudian disalurkan kepada para mustahik seperti fakir, miskin, fisabilillah, dan amil melalui koordinasi dengan pengurus RT dan RW agar penyalurannya tepat sasaran.Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, bulan Ramadhan di Masjid Ar-Rohmah tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah secara individu, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta meningkatkan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat. Diharapkan kegiatan-kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang sehingga Masjid Ar-Rohmah semakin memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat luas.
8 foto • 17 Mar 2026
Penyaluran Zakat Fitrah

Penyaluran Zakat Fitrah

Alhamdulillah, pengelolaan zakat fitrah di lingkungan Masjid Ar-Rohmah dan Mushallah Darunnajah telah terlaksana dengan baik dan penuh amanah. Penerimaan zakat fitrah berupa uang di Masjid Ar-Rohmah tercatat sebesar Rp15.105.150, sedangkan di Mushallah Darunnajah sebesar Rp5.500.000, sehingga total penerimaan zakat fitrah berupa uang mencapai Rp20.605.150. Selain itu, penerimaan zakat fitrah berupa beras di Masjid Ar-Rohmah sebanyak 177 liter dan di Mushallah Darunnajah sebanyak 200 liter, sehingga total beras yang terkumpul sebanyak 377 liter. Zakat fitrah tersebut kemudian disalurkan kepada 206 orang mustahik warga RW 07, dengan rincian setiap penerima mendapatkan uang sebesar Rp100.000 dan beras sebanyak 2,5 liter. Semoga zakat yang telah ditunaikan menjadi pembersih jiwa dan harta, serta membawa keberkahan bagi para muzakki dan penerima.
1 foto • 17 Mar 2026
Parenting Keluarga

Parenting Keluarga

Kegiatan Parenting Keluarga dengan tema Sinkronisasi Hubungan Keluarga antara Suami, Istri, dan Anak telah dilaksanakan sebagai upaya memperkuat keharmonisan dalam rumah tangga. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak memahami pentingnya komunikasi, saling pengertian, serta peran masing-masing anggota keluarga dalam membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan saling mendukung. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para orang tua dalam membangun hubungan keluarga yang lebih seimbang, sehingga tercipta lingkungan rumah yang nyaman, penuh keberkahan, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
2 foto • 01 Mar 2026